Suka Duka Ronde 2

Bagaimanapun sulitnya hidup mandiri disini, keberadaanku sampai di kota ini eh Kabupaten ini adalah satu hal yang patut untuk disyukuri. Aku bersyukur diberi kesempatan untuk bisa merasakan ini semua.

Ditempatkan di tempat yang istimewa, berdampingan dengan orang-orang yang begitu baik, menganggap aku sebagai saudaranya sendiri, anak sendiri, padahal aku cuma orang baru disini. Bener kata Ziad Abdul Rozaq “dibalik kesulitan pasti ada kemudahan” (ziad mesti bayar royalti nih, namanya disebutin… :p ).

Sekarang masalah ku palingan mentok di mobilitas. Apa itu mobilitas? Mobilitas bagiku adalah pergerakan dari tempat kos menuju tempat-tempat yang menentukan nasib cacing-cacing diperut, atau bisa juga pergerakan dari tempat kos menuju tempat-tempat yang menyegarkan otakku karena semedi 24 jam dikamar eek eek . Atau bisa juga diringkas menjadi pergerakan dari kos menuju swalayan citra.

Mengapa mobilitas menjadi masalah yang sangat menganggu bagiku?? Tapi sebelum itu aku mau nanya emg ada masalah yang tidak menganggu??? eek  Tau nggak, aku tu nggak bisa bawa kendaraan, apapun jenisnya.., naik otoped aja sering jatuh…apalagi naik sepeda, motor, mobil, truck, buldozer dan lain-lain😥😥 . Makannya aku agak susah kalo kemana-mana, angkot gak ada, cuma ada tukang ojek….tapi aku takut diculik.😆

Ini nih yang paling nggak enaknya, hidup di negeri orang kita jadi sering nyusahin orang.. (kita?? lo aja kaleee😡 )

Tapi untunglah di negeri sawit ini begitu banyak orang-orang baik…😉 salah satunya ani

jalanan sekitaran kos

18 thoughts on “Suka Duka Ronde 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s