Menyusui Itu Mudah

image

Pekan Asi Sedunia, wah baru nyadar ternyata penggalakan ASI ada pekan nya juga. Secara karena saya masih baru didunia per ASIan saya baru tahu sebegitunya ASI dikampanyekan bukan di indonesia saja tapi juga dunia. Hmm saluut..

Sebagai ibu yang bekerja dan juga menyusui saya sangat bangga dan bersyukur dong. Apalagi tema (PAS) Pekan Asi Sedunia tahun ini “Menyusui dan Bekerja” memang pas banget buat saya. Namun semua itu nggak segampang yang dikira lho sodara-sodara.

Menyusui itu ternyata banyak halangan, rintangan, haluan, dan cobaan kalau dipikir-pikir udah kayak ninja warrior aja nih hehehe. Dan kita yang emak-emak ini harus punya tekad yang kuat agar nantinya anak kita bisa ASI saja. Namun demikian saya tak underestimate juga sama ibu-ibu yang melambaikan tangan ditengah jalan (ngapain tuh? 😂) sehingga akhirnya nyerah memberikan sufor. Karena banyak faktor sih yang bikin asi ekslusif itu sukses bukan dari si ibu saja, tapi juga keluarga dan lingkungan, kalau saya plus bayi nya juga.

Cerita-cerita soal suka-dukanya ngASI mungkin udah pernah saya ceritain dipostingan sebelumnya bagaimana saya tidak sempat IMD bahkan gagal ngaASI full di satu bulan pertama. Namun sekarang Alhamdulillah selalu ada saja kemudahan dari Allah baik itu dari segi lingkungan, dari segi sayanya juga dan satu lagi dari segi bayi nya yang bisa diajak kompromi.
Diantara kemudahan yang saya alami berapa diantaranya :

1. Meskipun peraturan pemerintah menetapkan jadwal cuti melahirkan 1 bulan sebelum melahirkan dan dua bulan setelah melahirkan, saya mendapatkan keringanan dari kantor untuk bisa mengambil cuti mendekati HPL saja. Jadinya saya punya banyak waktu untuk memaksimalkan asi ekslusif.

2. Setelah gagal ngASI full 1 bulan pertama saya terus berusaha dan terkadang sedikit maksa buat ngajarin si bayi mau ASI. Sufor jadi pilihan terakhir kalau si bayi masih nangis dan kalau sayanya udah kelabakan. Karena saya ajarin terus lama kelamaan dia malah nyerah hehe dan meninggalkan sufor. Malahan sekarang anak saya jadi bingung dot.

3. Saat kembali bekerja awalnya saya sering pumping kejar tayang sebelum berangkat. Namun hasilnya tidak sebanyak hasil pumping ibu-ibu yang lain mungkin yaa, oleh karena itu saya selalu pulang ketika istirahat kantor. Begitu juga dikantor saya yang saat sekarang ini berjarak kurang lebih 10km.  Apalgi kantor saya tidak memiliki ruangan nyaman untuk pumping, kalaupun terpaksa biasanya larinya keruangan kosong, mushola atau paling parah ya kamar mandi. Berhubung anak saya sudah mpasi jadinya saya tidak pumping lagi ditambah lagi saya diberi keringanan untuk istirahat beberapa menit lebih awal.

4. Meskipun menyusui menu makan saya termasuk yang biasa-biasa saja, tidak dikhususkan makan ini atau makan itu, sayuran pun agak kurang hadeww jangan ditiru ya pemirsa. Namun ketika menyusui masih sering LDR, itu tandanya banyak kan ya? Iya nggak sih hehe… dan anak saya pun asik-asik aja.

Sampai sekarang saya masih berusaha mempertahankan agar bisa menyusui full 2 tahun. Bagi ibu pekerja seperti saya biasanya masalahnya ada di waktu atau dengan tugas seperti dinas luar mungkin. Haduuuhh jangan dulu deh,..sebagai antisipasi kayaknya mesti catat nomor peraturan pemerintah atau undang-undangnya dulu ni kalau-kalau ada tugas yang menghalangi saya menyusui hehe…

image

Beruntung ya di negara kita ada asosiasi ibu menyusui indonesia (aimi) yang selalu membesarkan hati dan menyemangati ibu-ibu yang ingin menyusui anaknya namun terkendala oleh berbagai hal. Termasuk saya sendiri yang tidak dipungkiri mood nya naik turun untuk tetap konsisten.

Semoga saja para ibu menyusui selalu dimudahkan dalam memberikan yang terbaik untuk anaknya.

Selamat Hari Pekan Asi Sedunia🙂

5 thoughts on “Menyusui Itu Mudah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s