Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Mumpung ada ide,,nullis terusssss

Pagi tadi Pemda Kabupaten Pasaman Barat mengadakan acara Tabligh Akbar dan Pergelaran Seni untuk menyambut bulan Suci Ramadhan 1433 H. Hmm..aku suka kalau ada acara, rame apalagi ada pentas seninya. Acara ini dihadiri oleh semua SKPD, para siswa siswi dan ada juga dari ibu-ibu pengajian. Karena senengnya aku langsung ambil tempat duduk nomor 2, karena nomor  1 untuk para pejabat🙂 , sekalian juga agar bisa foto-foto.

Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Pasaman Barat H. Baharuddin, R. MM. Dalam pidato sambutannya Bapak Bupati menegaskan beberapa hal diantaranya :

  1. Setiap siswa/i yang mau masuk SMP atau SMA harus bisa baca Alquran dilengkapi dengan Sertifikat Baca Alquran.
  2. Sertifikat  baca Alquran ditanda tangani oleh Da’I nagari.

Program yang sangat bagus khan.. ?? tapi ada yang lebih bagus dan membuat orang-orang terpukau Bapak nggak mau duduk dikursi yang sudah disediakan ditenda, malah milih duduk melantai bersama siswa/i yang ikut dalam acara tersebut,  padahal aku aja duduk dikursi ..:mrgreen:

Pak Bupati

Pak Bupati

Setelah pembukaan dari Bapak Bupati, acara dilanjutkan dengan ceramah agama dari Ustad Samin Pane atau yang biasa dikenal dengan Ustad Sampan. Ustad ini diterbangkan langsung dari Medan. Ustad Sampan mengingatkan kembali tentang keutamaan bulan Ramadhan, bagaimana keistimewaannya juga bagaimana kita bisa menjalankan dengan sebaik-baiknya. Tidak ketinggalan Ustad juga menyelipkan sedikit joke-joke yang membuat kami semua tidak bosan dan senang mendengarkannya.

Nah diakhir acara ada pertunjukan seru dari sanggar “Sumarak Rumah Gadang”, sanggar ini binaan langsung Pemda Kabupaten Pasaman Barat. Benar-benar Awesomeeee….,padahal rata-rata semuanya baru kelas 3 SMU, tapi kreatifitasnya mahalllll euy…

Sanggar “Sumarak Rumah Gadang”  menyajikan beberapa atraksi yang pertama lantunan ayat “niat berpuasa” dari suara dari gadis-gadis yang memakai mukena, selanjutnya Lagu “Irhamna” yang diiringi dengan tabuhan bedug, biola, talempong, suling, dan beberapa alat musik pukul yang aku tidak tahu namanya. Dan Hasil dari perpaduan alat musik modern dan tradisional itu sungguh membuatku merinding.  Ditengah lagu “irhamna” yang menggema disisipi oleh puisi yang dilengkapi dengan penari-penari kayak teater gituuuu.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan ditutup oleh tarian dari sanggar “Sumarak Rumah Gadang”, kabarnya mereka-mereka ini udah pernah diundang ke negeri tetangga untuk show disana. Kerenn abissss dah..ckckckc. Dan yang paling penting, acara ini diliput juga oleh salah satu stasiun TV swasta, ntar kalo ada liat ANTV trus nayangin liputan ini, liat aja yang duduk ditenda nomor 2 ya…baju abu-abu jilbab ungu,,,ingat yaa..soalnya aku udah dadah2in buat temen2 blog td…:mrgreen:

Sekian dulu ya…😉

NB: ketidak jelasan gambar bukan karena kesalahan pada layar anda, tapi emang kamera saya yang tidak bagus

43 thoughts on “Menyambut Bulan Suci Ramadhan

  1. salut buat Bapak yg mau duduk melantai bergabung dg yg lain… (eh maksudnya bapa bupati Za ??

    nah soal yang duduk ditenda nomor 2…berbaju abu-abu jilbab ungu,,, yg mo nonggol di layar kaca…. ntar kalao udah liat,,, komennya menyusul…..

  2. .Acaranya seru ya..
    Salut buat Pak Bupati nya yang mau duduk melantai..jarang2 ada pejabat yang mau seperti itu di Negeri ini.

  3. Kak Izawa nulis terus, saya kalah telak. Saya terus-terusan gak nulis.

    Program yang sangat bagus kak di bulan Rhamadan ini. Di tempat saya juga diadakan seperti itu.

    Jelas kok kak fotonya. Kak Izawa punya bakat buat foto-foto.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s