Sepotong Hati yang Baru

Judul Buku                  : Sepotong Hati yang Baru
Penulis                        : Tere Liye
Penerbit                      : Mahaka
Terbit                          : Cetakan pertama – Oktober 2012
Ketabalan Buku           : 206 Halaman

“Cinta bukan sekedar memaafkan, cinta bukan sekedar soal menerima apa adanya, cinta adalah harga diri, cinta adalah rasionalitas sempurna”

Buku ini merupakan kumpulan 8 cerita pendek yang dikemas dengan sangat menarik dengan tema tentang perasaan dan cinta. Diantara cerita ada yang merupakan sambungan dari kumpulan cerpen Tere Liye sebelumnya yang berjudul Berjuta Rasanya. Setiap cerita didalamnya memiliki kekuatan masing-masing, baik dari segi penyampaian cerita maupun dari permasalahannya.

Salah satu cerita yang paling menarik dibuku ini adalah “Mimpi-Mimpi Sampek-Engtay”. Membaca cerita ini membuat kita serasa sedang menyaksikan film kolosal. Sebuah kisah percintaan Sampek seorang pemuda miskin dengan Engtay putri salah seorang petinggi kerajaan. Kisah mereka berakhir tragis dengan kematian Engtay, namun sebelum itu Sampek sempat mengeluarkan jurus Sembilan Naga Surga saat melawan prajurit dan pendekar kerajaan. Jurus itu tidak bisa dikuasai oleh sembarang orang, bahkan Engtay pun tidak tahu mengapa dia bisa mengeluarkan jurus tersebut.

“Kau tahu kenapa hanya orang-orang yang sakit hati-lah yang bisa menguasai jurus tersebut? Karena orang-orang sakit hati lazimnya tidak lagi mencintai kehidupan dunia. Ia tidak menginginkan singgasana. Ia tidak menginginkan tumpukan emas. Ia hanya ingin sendiri dengan seluruh luka dihati”

Selain cerita Sampek-Engtay dibuku ini ada juga cerita tentang “Itje Noerbaja dan Kang Djalil”. Di cerita ini penulisannya full memakai ejaan lama. Memberikan tantangan sendiri bagi kita untuk membaca dan memahami isi ceritanya.

Kumpulan cerpen tere liye ini sama dengan kumpulan tere liya sebelumnya yang berjudul Berjuta Rasanya. Hanya saja di buku ini lebih dititik beratkan pada tema “patah hati” dan bagaimana mendatangkan pemahaman-pemahaman yang lebih bijaksana dalam menyikapinya.

Setiap tulisannya Tere Liye selalu pandai menyisipkan pesan-pesan bermakna dalam menjalani dan memahami setiap proses kehidupan, begitu juga di dalam buku ini. Untuk kekurangan buku ini saya rasa belum menemukannya, karena cerita didalamnya cukup mudah dipahami dan dimengerti kecuali cerita tentang “Itje Noerbaja dan Kang Djalil”.

Happy reading ^_^

 

 

6 thoughts on “Sepotong Hati yang Baru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s