Aku di Pasaman Barat

Simpang empat

Hampir setahun sudah aku diterima sebagai pegawai negeri di daerah ini. Satu tahun adalah waktu yang sangat singkat. Aku masih ingat setahun yang lalu bermodal nekat mengikuti seleksi untuk penerimaan di daerah ini. Daerah yang sama sekali belum pernah kupijaki, daerah yang katanya jauh dari keramaian, daerah yang baru saja mengalami pemekaran, daerah yang katanya (dalam tanda kutip) masih kental dengan mistik. Tapi semua itu tak sanggup mengalahkan semangatku untuk tetap berjuang, mencari peruntungan disini. Apalagi memang tak ada pilihan daerah lain J , karena peluang penerimaan untuk sarjana Matematika memang sangatlah minim. Hmm..untuk yang satu ini masih jadi pertanyaan besar bagiku mengapa Sarjana Matematika (non keguruan) begitu dipandang sebelah mata. Tapi…mungkin saat ini aku tidak akan membahasa itu dulu, lain kali aja yaa..:-).

Kembali ke laptop…Yah….Sudah satu tahun saja, hidup jauh dari sanak saudara, jauh dari orang tua, belajar mandiri, memikirkan kebutuhan hidup sendiri…Alhamdulillah aku bisa menikmati apapun itu, kesendirian, perjuangan, walau terkadang aku sering juga merasa sepi dan merasa tak mampu. Tapi itu Cuma sekali-sekali..:D, karena apa yang ada padaku saat ini adalah suatu berkah yang luar biasa dan tak ada satupun alasan yang membenarkan ku untuk mengeluh,walau sedikit saja.

Aku masih ingat bagaimana aku berusaha untuk ikut seleksi di daerah ini, antara usaha dan takdir begitu pacu memacu. Bagaimana tidak, penerimaan untuk Sarjana Matematika hanya untuk satu orang saja sedangkan pendaftar hampir mencapai 100. Hmm mungkin lebih tepatnya 80an…hehe lebay dikit..:p. Semua kuserahkan pada yang maha mengatur, aku percaya dan sangat percaya bahwasanya apa yang terjadi adalah yang terbaik dipilihkan untukku, tugasku saat itu hanyalah berusaha. Dan alhamdulillah aku diterima dari sekian peserta yang mengikuti tes seleksi.

Entahlah,,,,entah dengan apa aku mengucapkan rasa syukurku, saat itu aku merasa mataNya sedang menatapku dan tersenyum sambil berkata ”ii…ini aku beri untukmu….”.

Terima kasih Ya Allah, semoga aku bisa melaksanakan amanahMu ini,,,,

>> Ini adalah Perencanaan Kantor Dinas Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah, dimana aku ditempatkan sekarang…semoga cepat kelar ya gedungnya…:-)

Perencanaan Kantor DPKAD

 

Yang paling identik dengan Pasaman Barat apalagi kalau bukan kebun sawitnya..

Iklan

3 thoughts on “Aku di Pasaman Barat

  1. daerah yang katanya jauh dari keramaian, daerah yang baru saja mengalami pemekaran, daerah yang katanya (dalam tanda kutip) masih kental dengan mistik. hmmmmm

    Yang paling identik dengan Pasaman Barat apalagi kalau bukan kebun sawitnya.. hmmm
    tu kan…. trus kost kemaren ngambilnya dimana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s