Perayaan Khatam Al-Qur’an

image

Di kampung saya tepatnya di Kabupaten Agam Sumatera Barat ada sebuah tradisi bernama “Khatam Kaji” atau orang-orang biasa juga menyebut dengan “Khatam Al-Quran”. Apabila di terjemahkan kedalam bahasa indonesia Khatam Kaji berarti Tamat Mengaji. Istilah ini pada awalnya dipakai untuk anak-anak yang memang sudah khatam dalam membaca Al-Quran. Namun entah kenapa di saat-saat sekarang ini istilah khatam dalam perayaan tersebut  kemudian dipakai untuk anak-anak yang sudah lulus menimba ilmu Al-Quran di TPA/MDA.

Dalam acara Khatam Kaji anak-anak yang khatam akan memakai pakaian yang khusus, kemudian mereka akan pawai keliling kampung. Biasanya pawai  juga diiringi oleh marching band, tabuik dan para masyarakat yang ingin ikut. Sementara itu para ibu-ibu secara gotong royong memasak makanan di MDA/TPA yang nantinya akan dimakan bersama-sama dimesjid/surau oleh peserta khatam kaji, ortu, panitia dan masyarakat lainnya.

image

Pawai

Setelah pawai atau arak-arakan anak-anak yang khatam tadi akan diuji kemampunya dalam mengaji satu persatu. Mereka akan membacakan beberapa ayat al-quran yang nantinya akan dinilai oleh juri. Peserta yang memiliki bacaan yang bagus, baik itu irama ataupun tajwidnya nantinya akan mendapatkan bingkisan.

Setelah pawai dan acara mengaji selesai biasanya disetiap rumah yang anaknya khatam al-quran akan diadakan syukuran. Beberapa kerabat diundang untuk makan dan nantinya si anak juga akan disuruh mengaji kembali. Namun kebiasaan ini sudah mulai hilang, hanya beberapa keluarga saja yang masih tetap membuat perhelatan untuk anaknya yang sudah khatam.

Perayaan Khatan Kaji atau Khatam Al-Quran ini dilaksanakan satu kali dalam setahun. Beberapa daerah di minangkabau mengadakannya sesudah hari raya idul fitri dan ada juga yang mengadakannya sebelum bulan Ramadhan. Didaerah Sumatera Barat pada umunya tradisi ini masih dipertahankan sampai sekarang, hal ini bermanfaat sekali untuk menanamkam pada anak-anak rasa senang belajar Al-quran sekaligus menciptakan rasa kebersamaan dalam bermasyarakat.

Apakah didaerah lain jugaada  perayaan seperti ini ?

11 thoughts on “Perayaan Khatam Al-Qur’an

  1. Jadi kangen dengan masa kecil dulu…
    Sekarang udah gak sama dengan zaman kita dulu sekitar tahun 90’an…
    tapi orang Minang tetap kuat dengan ajaran agamanya…🙂

    –Taragak Pulang Kampuang–

    Sayang tahun ini Saya gak bisa pulang kampung, moga aja tahun berikutnya masih dikasih umur yang panjang oleh ALLAH SWT untuk bertemu dengan idulfitri dan kampung halaman🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s