Ospek a.k.a Pembinaan Mahasiswa Baru

image
foto diambil dari sini

Gara-gara banyak yang lagi membicarakan tentang MOS (Masa Orientasi Siswa), saya jadi ingat masa-masa ospek dikampus dulu. Menurut saya MOS sama ospek sih adik-kakak, MOS adiknya nah Ospek kakaknya. Biasanya istilah ospek dipakai ketika memasuki perguruan tinggi. Betul gitu nggak sih?😁

Meski MOS itu bikin ribet tapi Alhamdulillah saya bisa melewati level itu dengan baik. Meski memang harus pake atribut-atribut yang apalah itu namanya di sekolah saya MOS nya masih dalam batas kewajaran. Hanya saja ketika mulai memasuki perguruan tinggi kesabaran saya benar-benar diuji.

Dulu dikampus namanya sih bukan ospek tapi Pembinaan. Biasanya ada tingkatannya, Fakultas dan Jurusan. Nah yang di Fakultas waktu itu cuma satu minggu, dan yang jurusan tau gak berapa lama? Satu semester boo…😓. Jadilah satu semesteran kita yang anak MIPA dikenal seantero kampus. Dikenal karena setiap hari kita harus kekampus dengan tas goni yang sudah di wantex menjadi warna merah. Pulang-pulang isi tas udah luntur warna merah semua. Baju culun dengan pita merah didada. Dan itu menyiksa selama satu semester (semoga nggak ada senior yang baca).

Selain atribut yang wajib kita pakai setiap hari, kita juga mesti wajib hadir jika disuruh ngumpul sama senior. Dan waktunya biasanya dadakan, paling malesnya tuh kalo disuruh ngumpul pulang kuliah. Biasanya ada tugas atau PR yang mesti dikerjakan dengan limit yang sudah ditentukan. Tugas kuliah sama tugas senior keroyokan jadinya sering begadang kalau malam.

Setiap disuruh ngumpul pun adaaa aja masalah, entah akting atau apa mereka selalu bisa mencari-cari kesalahan kita. Dan kita selalu dituntut untuk menjaga kebersamaan intinya ketika teman kita berbuat salah kita akan ikut disalahkan akhirnya semua kena hukuman deh… “Senior selalu benar” pun selalu diteriaki ditelinga kami, terkadang bikin gerah juga hadeww..

Yang paling saya ingat apa yaaa…banyak sih dan rata-rata bikin jengkel heheh sori ya kakaaa. Takut ah ngomong disini 😄😄. Tapi yang paling seru plus menjengkelkan juga ada ketika perkemahan mahasiswa yang merupakan puncak perploncoan sekaligus akhir dari penderitaan kami. Disana malam-malam kita disuruh guling-guling dilumpur sampe-sampe binatang sejenis cacing gitu nempel dicelana teman saya. Gak tau juga ya itu beneran cacing atau lintah mungkin..hiii abis itu kita suruh mandi disungai dan itu hampir tengah malam. Bagian ini bagi saya sih seru hihihihi yaah dari pada merasa tertekan mending diseru-seru in aja ya kan?

Setelah sekian lama meninggalkan kampus saya tidak tahu pasti apakah tradisi ini masih ada. Sebenarnya waktu itu kita boleh milih mau ikut atau tidak cuma akibatnya kita tidak di terima masuk HIMA, gituu..
 
Nah bagaimana pengalaman ospek/MOS mu?

12 thoughts on “Ospek a.k.a Pembinaan Mahasiswa Baru

  1. Pengalaman ospek sy jaman dulu masih pake drama sok sok galak gitu kakak-kakak nya… tapi masih wajar, nggak sampe ada tindak kekerasan😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s