Rokok Membunuhmu

rokok

Belakangan saya baru sadar dengan perubahan spanduk iklan rokok yang terpampang di tepi-tepi jalan. Walau ada sebagian yang masih memakai slogan lama namun cukup banyak juga yang sudah berganti dengan yang baru. Peringatan yang biasa tertulis “MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANGKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN” kini berganti dengan yang lebih simpel “ROKOK MEMBUNUHMU” yang disertai dengan gambar tengkorak dan angka 18+.

Perubahan ini ternyata terkait dengan PP (Peraturan Pemerintah) No 109 tahun 2012 yang membahas tentang pengendalian iklan rokok. PP yang sebenarnya akan berjalan aktif mulai Juni tahun 2014 ini ternyata sudah diaplikasikan terlebih dahulu oleh beberapa perusahaan rokok. Diantara pasal-pasal yang ada dalam PP tersebut memperkecil keleluasaan pengiklanan rokok, dan lebih menekankan pada ancaman-ancaman yang bertujuan untuk memberi pengetahuan pada masyarakat akan bahaya rokok.

SC20140106-102651

Sebenarnya kekontradiksian tentang pengiklanan rokok sudah jadi cerita lama. Karena bagaimanapun kalimat ancaman yang tertera dalam iklan rokok, iklan rokok selalu menarik dan kreatif. Perusahaan rokok bisa cukup pintar bagaimana melakukan dua hal yang bertentangan sekaligus. Melarang dan sekaligus bagaimana memasarkan.

Namun, sejauh apa pengaruh perubahan dalam pengiklanan rokok tersebut? Mungkin hanya perokok yang dapat menjawabnya. Kalau bagi saya sendiri perubahan kalimat ancaman di spanduk rokok tersebut sama sekali tidak berpengaruh apa-apa, karena saya bukan perokok😀 Tetapi juga bisa berpengaruh apabila perokok disekitar saya bisa memahami dampak negatif dari rokok tersebut. Apalagi karena saya sering menggunakan kendaraan umum, para perokok tersebut tidak hanya menganggu dengan asap-asap yang bikin sesak namun juga bikin baju yang wangi jadi bau, juga bikin ketombe dengan debunya.

Terlepas dari perubahan pengiklanan tersebut yang paling penting tentunya kesadaran diri. Bagaimana kita bisa konsisten untuk menjalani hidup yang lebih sehat. Jangan sampai kita baru sadar indahnya nikmat sehat itu ketika kita tidak bisa lagi merasakannya.🙂

27 thoughts on “Rokok Membunuhmu

  1. kemaren lihat iklan rokok yang keren banget. Iklan Thailand yang kalo cari di google keywordnya child ask for a light to smoke thailand commercial. Aseli asik banget Mba Izza. Merokok sayangnya ga bisa dilarang sih ya..

  2. Saya juga sudah merasakan perubahan iklan tersebut sekitar sebulan yang lalu.
    Mudah2an ada manfaatnya untuk kesehatan masyarakat🙂

  3. Mungkin karena dalam iklan yg lama, kalimatnya terkesan datar-datar saja sehingga perlu diganti dengan kalimat yg lugas dan bernada ancaman spt itu. Permasalahannya, spt yg disampaikan Izza. Bagaimana membangun kesadaran para perokok untuk menghentikan gaya hidup yg nggak sehat itu. Contoh2 korban akibat merokok terkadang perlu ditampilkan juga dalam iklan di media cetak atau elektronik..

  4. Sehebat apa pun kampanye anti rokok dan larangannya..
    Kalo pabriknya masih kokoh berdiri…rada gimana ya mbak…

    lagi lagi pengangguran bakal terkait sama larangan ini🙂

  5. semoga jadi dorongan positif buat generasi muda. kalo yang tua2 kayaknya udah pada kebal dan sulit lepas dari kebiasaan merokok.

  6. baru aja mau bikin postingan tentang ini hehe…
    aku rasa bagus banget perkembangannya, seneng banget waktu liat iklan rokok sudah diganti lebih ‘mengancam’, walaupun seperti mb Izza bilang tadi: ngaruh nggak nya perubahan di iklan ini kan perokok yang merasakan, saya sih jelas nggak ngerasa apa-apa karna memang bukan perokok *jiplak kata2 mb izza. Tapi aku rasa, sih semoga kata2 itu bisa mengusik dan menyadarkan para perokok ya😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s