Kita Putus Saja

Disuatu malam yang dingin dengan ditemani deras hujan aku termenung sepi, kau telah melukai perasaanku. Apa maksudnya dengan semua ini???? Janji-janji manis diujung pertemuan dan bualan-bualan gombal itu ternyata tak lebih dari hanya sekedar membuatku terjerumus saja kedalam dasar dompetku yang mulai kosong. 

Dulu kau bilang aku bisa gratis nelpon jika sudah begini dan begitu, sms pun murah jika begini dan begitu, aku percaya saja karena memang saat itu kau begitu memanjakan aku dengan segala fasilitas yang engkau berikan. Sepanjang hari, sepanjang waktu, karena kehadiranmu aku bisa menangkap dan mengirim pesan-pesan dari berbagai penjuru dengan murah kadang gratis, karena kehadiranmu juga aku bisa mendengar dan mereka juga bisa mendengar aku dengan murah, karena kehadiranmu juga aku bisa jalan-jalan dan bertamasya di dunia hayal dengan murah.

Tapi…mengapa akhir-akhir ini kau mulai lupa janji-janjimu itu? Mengapa tidak ada lagi kemanjaan yang sering kau berikan padaku dulu??? Malahan yang kau inginkan sekarang hanyalah uang, uang, dan uang. Tak tanggung-tanggung kau mulai belagak bloon ketika kutanya mengapa dan mengapa? Tidak ingatkah kau pertengkaran kita siang itu? aku terpaksa memberikan uang 10 ribu agar bisa pasang paket sms 2 minggu, namun mengapa belum cukup dua minggu aku tidak bisa lagi sms?? Apa??? Aku harus bayar lagi?? Ok ku beri lagi 10 ribu  tapi kau malah belagak pilon memutarbalikkan fakta mengatakan bahwa paket ku masih ada dan aku harus berhenti dulu dari paket itu.👿 Huff…Ok karena kau selama ini sudah baik denganku kuturuti mau mu, kuhentikan paket itu tapi  kau malah pura-pura amnesia lalu bilang aku belum mendaftar paket. Astaga…mau kamu apa??? Mengapa kau mempermainkan perasaanku seperti ini?? Apa harus kita sudahi saja hubungan kita sampai disini???

Dan malam ini untuk kesekian kalinya pertengkaran kita terjadi. Kau tiba-tiba saja menghilang padahal kau tahu aku harus posting malam ini diblog kesayanganku. Mengapa kau pergi begitu saja tanpa pamit sedikitpun, padahal janjimu dulu akan menemaniku 3 bulan kedepan, akan setia padaku agar aku bisa online setiap malamnya, namun baru dibulan pertama kau telah mulai mengingkari semuanya. Kau pergi tanpa pamit. Apa Salah dan dosaku?? Akuuu ,,,dan aku…hiks…dan aku harus bagaimana tanpamu???? Jangan tinggalkan akuu,, haruskah aku berlari mengejarmu????:mrgreen:

Sudahlah…tidak perlu kutangisi semua ini, sepertinya sudah mulai banyak ketidakcocokan antara kita. Kau sepertinya pun sudah mulai banyak tingkah dan aku tak sanggup bila kau selalu meguras isi dompetku. Untuk terakhir kalinya biarlah ku beri 50 ribu padamu agar aku bisa online malam ini tepatnya sebulan ini, biarlah anggap saja ini detik-detik perpisahan kita sampai aku benar-benar bisa menemukan penggantimu. Maafkan aku. Mungkin Kita Harus Putus.  :-(

#untukmu PROVIDER menyebalkannnnnnnnnnnnnnnn👿👿👿

 

75 thoughts on “Kita Putus Saja

  1. gak disebutin nama providernya ya za??? #mancing…
    btw, saya juga pernah kesal sama provider yang saya pakai saat ini karena merasa tertipu saat register paket smarthpone.. tapi anehnya, entah jimat apa yang dipakai nih provider masih saja membuat saya tetap bertahan,,,

  2. nyari yang cocok emang jodoh2an ya mbak. kadang udah semangat nyari nomor cantiknya, taunya gak bagus juga. yah semoga the next provider bisa langgeng sampe kakek nenek. hloh.😛

  3. waduuhhh….emang persaingan dan sitem pasar yang ngacak2, dan imbasnya kepada konsumen…..😡
    saya juga sangat kecewa sama provider yang udah 2 tahun masih disayang tapi ttp aja bandel, mending pake provider baru aja deh🙂

  4. pena usang berkata:

    Sumpah, ane ngakak abis bacanya. Emang ya, provider itu ibarat politisi, janjinya aja doang yg manis, aslinya sepet. #eh hahaha

      • pena usang berkata:

        Hahaha, bener bgt mba izz, kemaren jg ane brapa kali kuota abis, tapi ga ada pemberitahuan kaya biasa. Alhasil pulsa ludes karena ane kira kuota masih ada. Ya untuk jaga-jaga akhirnya ane oprek server browsernya. Jadi gratis deh onlinenya *devil* hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s