Pernah gak?

Pernah kah kamu merasakan rasa segan yang sampai-sampai menyiksa dirimu sendiri?. Hmm….mungkin lebih jelasnya seperti contoh-contoh dibawah ini :

1. Nagih Hutang

Suatu hari ada salah seorang teman meminjam uangmu.  Kebetulan dia adalah anak orang kaya. Keputusan dia untuk meminjam uangmu tidak lain karena dompetnya yang ketinggalan dan berjanji akan mengembalikannya esok hari. Dia teman yang baik, meskipun anak orang kaya dia tidak perhitungan dan sering traktir kamu macam-macam. Nah kebetulan esoknya si teman gak datang, besoknya lagi juga gak datang,, Sebenarnya si teman mungkin lupa karena kesibukannya hmm..tapi secara tidak sengaja juga kamu membutuhkan uang tersebut.  Nah dilema. Mau nagih gimana, mau dibiarin juga gimana.

2. Gantian

Salah seorang teman kosmu minjam charger hp yang kebetulan  sama dengan yang kamu punya. Nah kebetulan karena kamu memang lagi gak menggunakannya, kamu pinjemin. Beberapa jam kemudian hp mu mulai lowbat, dan si teman udah berjam-jam belum juga melepaskan colokan chargermu dari hp nya. Entah lupa atau memang belum penuh batrainya hanya dia dan tuhan lah yang tau. Akhirnya kamu mesti cas lewat kabel data dari laptopmu.

3. Anaknya usil

Suatu ketika kamu beli sandal di Bali. Sandalnya kayak sandal wiro sableng, pake diiket-iket gitu tapi sama kain yang ada gambar bunga kambojanya. Nah kebetulan sandalnya ditinggalin di rak sepatu kosmu, karena kamu nggak mungkin memboyong semua barang-barangmu buat pulang kampung. Pas balik lagi ke kos, kamu menemukan sandal itu sudah tinggal tapaknya aja. Gak mungkin digigit tikus dan nggak mungkin di lariin kucing. Beberapa hari mencari-cari kamu masih belum menemukan kain itu. Nah suatu hari pas pulang kerja kamu melihat ada gantungan ayunan bayi yang ada motif bunga-bunganya. WOW..ternyata yang kamu cari-cari udah tergantung disana, disambung-sambungin gitu. Gimana yaa gitu rasanya, mau nanya dan mau marah rasanya gak enak juga, karena yang punya kerjaan pasti anak kecil, mau gak mau mesti ikhlas.

kira-kira awalnya kayak gini

setelah itu….padahal baru dipakai sekali

 

58 thoughts on “Pernah gak?

  1. wadewww … no 1 itu itu dulu lumayan sering aku mengalami Izz, kalau aku modelnya ngotot, soalnya aku juga butuh uang itu jadi biasanya uangnya balik dah walau nggak semuanya soalnya yg pinjam itu dulu orangnya lebih jauh tua dr aku, pantas jadi ortuku dah, aku sampai trauma lho soal utang mengutang ini, krn rasanya dulu aku kok seperti jadi sasaran ya buat tetanggaku ngutang, akhirnya setelah berkali kali ada masalah , aku selalu berusaha nolak bila ada orang orang tua datang ke rumahku pas lagi rame mengajar buat ngutang ! kalau soal utang beginian memang hr stegas Izz, kalau enggak kita sendiri yg rugi, krn mnrt pengalamanku rata rata yg ngutang itu emang manis di depan, pas ngutang, belakangnya pada pura pura lupa kalau punya utang!

    • iya mbak saya juga kurg suka yang berhubungan dengan hutang piutang…urusannya ribet,
      tapi mbak hebat ya..gimana cara nolaknya mbak????aku kdg2 bgung

      • ya ditolak saja Izz, byk alasannya, kamu butuh uang itu buat bayar kos , atau bayar yg lainnya, dia ngotot, kamu juga hrs ngotot, lbh baik ngotot-ngotot an pada saat mau dihutangi uang drpd nantinya sakit hati krn uangnya nggak kembali, mnrt pengalamanku Izz, hampir semuanya nggak mengembalikan uang yg dipinjam, mending ditolak drpd akhirnya kamu hrs nagih nagih, terus byk juga lho yg ngajak bertengkar saat ditagih, capek khan ? mending tolak aja kalau ada yg mau pinjam uang

      • iya sih mbak..ujung2nya sebenrnya nggak minjam yaa…tpi mintak hehe..
        yang sabar aja ya mbak el…mdh2n uang2 yang udah mbak el pinjamin, bisa dignti sama tuhan dengan yg lebih baik🙂

  2. yang pertama uang saya pernah di hutang teman sekarang enggak balik. saya gak bisa nagih hutang. yang hutang cewe, saya gak berani. saya takut menyakiti perasaannya jadi saya rela in saja.

    yang ke dua, keseringan. saya selalu mengalah.

    ketiga, yang ini bikin saya kesal saya pernah ngalaminya hampir mirif. tapi saya cuma pasang muka manis. kesalnya simpan dalam hati saja. masih anak kecil saya maklumi saja.

    ^_^

    • heran knp nggak berani Jay ? knp takut menyakiti perasaannya, bukankah justru sebaliknya si cewek telah menyakiti perasaanmu krn uangnya nggak dikembalikan ? aneh ! kalau yg pinjam 100 org berlaku sama terus kamu relain semua, apa ndak kamu sendiri yg rugi Jay ?

      • gak berani mungkin semacam phobia mbak. saya gak tahu kenapa, saya takut saja sama cewe saat bertatapan langsung.

        gak apa apa mbak, perasaan saya baik baik saja. malahan saya senang dapat bantu teman.

        wah saya kurang memikirkan rugi mbak. mungkin karena itu saya sering dikatain boros, padahal saya jarang menggunakan uang lo mbak. hehe nanti saya lebih perhitungan lagi. makasih mbak.

    • berarti kita sama TRA….
      suka segan dan nggak enak hati sama orang🙂
      padahal kita sebenrnya punya hak untuk marah…tapi yaa mau gmana lagi,,,iya kan🙂

      • iya kak izzawa. benar, saya memikirkan perasaannya dan saya sering berpikir apa dia juga memikirkan perasaan saya. sifat setiap orang berbeda beda. y mungkin sudah takdir hehe

  3. saya cuma mau ketawa. .
    hahahahahahhahhahahahahahahahhaha. . .😆
    Tertawa diatas penderitaan orang lain ya?😛

    Sudah sering sekali ku jumpai hal seperti itu, dan kujawab “PERNAH”.🙂

  4. haha, tu anak kurang kerjaan😀

    kalo masalah nagih” utang, aku segan lah mbak nagi utang ke orang, apalagi misalnya yang kek nomor 1 itu, dia kan uda sering banget nraktir kita

  5. Danni Moring berkata:

    No. 1 sering saya alami..sy kebetulan orang yang segan buat nagih..nagih aja nyari kata2 yang tepat dan halus..padahal mendesak banget..tapi kalau sebelumnya track record orangnya bagus, maksudnya tepat waktu atau walaupun lambat dia bilang belum ada duit..yah saya sih mungkin tolerir, tapi yang bete kalau sudah minjem terus udah kyk angin berlalu aja tanpa konfirmasi apapun..terus dinagih entar2 dan nadanya kyk malah bete dia hehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s