Suka Duka Ronde 1

Hidup mandiri itu gampang-gampang susah. Tapi lebih banyak susahnya, apalagi buat ane. Kalau dibilang manja sih….hmmm rasanya nggak deh,,,,tapi kalo dibilang bisa mandiri juga rasanya nggak. Lebih tepatnya ada hal-hal yang bisa aku selesaikan sendiri tapi ada juga hal-hal yang rasanya aku butuh orang lain. Ya ellaaah kalo itu mah udah manusiawi, karena manusia memang nggak bisa hidup sendiri. :-D!! gimana seh

Tapi apa jadinya kalo aku jauh dari orang tua, tinggal sendiri, mau gak mau kehidupan memaksa aku jadi wonder woman. I will Survive….ah semboyan penyemangat diri yang klise😕

Awal kehidupan disini memang agak sedikit gamang, karena pertama kalinya jauh dari orang tua, pertama kali nyoba nge kos...rasa-rasanya sih kalo dibayangin emang akan berat😦 , tapi semua tertutupi oleh seragam abdi negara itu. Minggu pertama disini nyari kos aja susahnya mintak ampun susahnya, ada yang cocok tapi kejauhan dari tempat kerja, ada yang dekat tempat kerja malah kemahalan padahal tempatnya biasa-biasa aja. Sampai akhirnya aku nggak bisa memilih dan menjatuhkan pilihan pada sebuah rumah itu….

Di rumah itu penghuninya cuma seorang ibu-ibu, dia menyewakan kamar yang letaknya agak dibelakang untukku. Panas, gak di cat, kalau keluar masuk harus lewat ruang tamu si Ibu. Karena aku setengah manja setengah mandiri, aku ditemani Almh. Mama selama seminggu untuk tinggal disana, seminggu yang benar-benar penuh penyiksaan. Bayangin aja WC nya jauh dari rumah, air mesti di timba dari sumur…., sampai akhirnya ada insiden aneh… Pagi itu si ibu bertengkar dengan saudaranya, aku sih cuma bisa bengong aja, karena mereka menggunakan bahasa yang tidak aku pahami. Aku kira si ibu lagi nge gosipin jambul syahrini, eh gak tau nya malah mereka meributkan masalah kamar yang dikontrakin ke aku. Enggak tau juga apa penyebab sebenarnya, tapi dari running text yang ada pas ibuk itu bertengkar kayaknya terjemahannya gini..

sodara ibu : “hei..lu kok kontrakin kamar itu sama si cewek memble itu?”

si ibu: “ini kan rumah gue, suka-suka gue dongggg”

sodara ibu : “itu kan rumah warisan.., gak boleehhhhh…!!!”

Ibu:”ahhh lu ngemeng apa sih?”

sodara ibu:”gue bakar rumah luuuuu…..!!!!!”

ibu&sodara ibu: bla bla bla bla bla

begitu lah..ok aku ambil intinya aja, kalau si sodara ibu nggak mau rumahnya dikontrakin..

Aku malam itu juga nyari tempat kos baru…😡

Benar-benar tragsi dan dramatis awal keberadaanku disini…

17 thoughts on “Suka Duka Ronde 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s