Sosialisasi Perpres 54 Tahun 2010

Tanggal 14-16 April adalah jadwal ku mengikuti Sosialisasi Perpres 54 tahun 2010 di Aula Fekon Jati Unand.  Aku tidak tau menahu tentang Perpres 54 apalagi tentang pengadaan barang dan jasa, tapi mungkin karena ketidaktaunku itu lah yang membuatku hadir disana :-).he..

“Tak ada yang tak bisa yang ada hanyalah tidak mau”, masih kuingat semboyan seniorku itu semasa pembinaan diawal-awal keberadaanku dikampus dulu. Ternyata memang benar adanya, sebenarnya tidak ada yang tidak bisa kita lakukan selama kita mau mencoba…dan saat ini aku akan mencoba memahami Perpres 54 ini…hihi hal yang tidak lazim bagiku karena selama ini hanya berteman dengan ilmu eksak, rumus2, dan perjalanan angka2 yang mengasikkan.

Pelatihan ini berlangsung 3 hari , di hari ketiga akan ada ujian sertifikasinya, wew…apalgi itu? Hmmm….ah, yang pasti pahami aja dulu…cekidot…:p

Pembicara : Drs Gusmah Yuzor dari BPKP Sumatera Utara.

PERPRES 54 TAHUN 2010

Ruang Lingkupnya

  • Pengadaan barang/jasa dilingkungan Kementrian/Lembaga/SKPD/Institusi lainnya yang sebagian atau seluruhnya dibiayai dari APBN/APBD.
  • Pengadaa barang/jasa untuk investasi dilingkungan BI, BHMN, BUMN/D yang sebagian atau seluruhnya dibiayai dari APBN/APBD.
  • Pengadaan barang/jasa yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari pinjaman atau hibah dalam negeri (PHDN) yang diterima oleh Pemerintah dan/ atau Pemerintah daerah.
  • Pengadaan barang/jasa yang dananya baik sebagian atau seluruhnya berasal dari PLHN berpedoman pada ketentuan Perpres 54.
  • Apabila terdapat perbedaan antara Perpres dengan ketentuan Pengadaan barang/jasa yang beraku pada PLHN,maka para pihak dapat menyepakati tata cara Pengadaan yang akan digunakan.

Pelaksanaan Pengadaan barang/jasa :

  • Swakelola : pelaksanaan dan pengawasannya dilakukan oleh Instansi itu sendiri.
  • Pemilihan Penyedia barang/jasa atau yang biasa disebut rekanan.

Jenis Pengadaan barang/jasa :

  • Barang
  • Pekerjaan Konstruksiex. Pengadaan Kapal, gedung atau bangunan (eh tapi kalo kapalnya udah tinggal milih aja berarti di masuk ke   peng. barang).
  • Jasa Konsultansi.
  • Jasa Lainnya.  ex. Jasa Pengamanan, jasa tataboga, dll.

(sampe sini udah mudeng kan..??…:-)….okeh lanjooot)

Prinsip-Prinsip Pengadaan :

  • Efisien.
  • Efektif.
  • Transparan.
  • Terbuka.
  • Persaingan sehat.
  • Adil tidak diskriminatif pada semua calon penyedia barang/jasa.
  • Akuntabel atau dapat dipertanggungjawabkan.

Organisasi Pengadaan Barang/jasa :

  1. Melalui Swakelola
  • PA (Penguasa Anggaran)/KPA (Kuasa Pengguna Anggaran)
  • PPK
  • Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan

2.  Melalui Penyedia Barang dan Jasa

  • PA (Penguasa Anggaran)/KPA (Kuasa Pengguna Anggaran)
  • PPK
  • ULP (Unit Layanan Pengaduan)/Pejabat Pengadaan.
  • Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan

hmm apa itu ULP?

ULP adalah suatu unit kerja, yang terdiri dari Kepala ULP (Eselon II/III/IV) yang membawahi Sekretariat dan Staf Pendukung. Mereka inilah yang mengkoordinatori pengadaan barang/jasa, sedangkan yang turun kepalangan langsung namanya POKJA (Kelompok Kerja), terdiri dari :

  • POKJA Pengadaan Barang
  • POKJA Pengadaan Konstruksi
  • POKJA Pegadaan Jasa Konsultansi
  • POKJA Pengadaan Jasa Lainnya

yang masing2 harus punya anggota minimal 3 orang cuy.  ULP ini digunakan untuk pengadaan yang nilainya besar dari 100 juta untk pengadaan barang dan besar dari 50 juta utk pengadaan jasa konsultansi. Nah sedangkan kalo untuk pejabat pengadaan bagianya untuk pengadaan yang kecil sama 100 juta untuk peng. barang dan kecil sama 50 juta untuk peng. konsultansi. Hmm gimana kalo daerah itu belum punya ULP, gak usah khwtir…krena bisa melalui Pejabat Pengadaan saja…hmm..

Ohya Anggota POKJA hrus wajib punya sertifikasi ahli pengadaan barang/jasa, dan juga anggota POKJA tidak boleh berasal dari PPK, PA dan APIP (Aparat Pengawan Interen Pemerintah)…

TUGAS DAN WEWENANG PENGGUNA ANGGARAN

  1. Menetapkan Rencana Umum Pengadaan (RUP).
  2. Mengumumkan RUP paling kurang di website (kalo yg masih belum punya web bisa lewat papan pengumuman)
  3. Menetapkan PPK, Pejabat Pengadaan dan Panitia/Pejabat Penerima Hasi Pekerjaan.
  4. Menetapkan Pemenang Pelelangan/Penunjukan Langsung/Seleksi untuk Pengadaan Barang/Peng. Konstruksi/jasa lainnya/konsultansi dgn nilai diatas 100 milyar.
  5. Mengawasi pelaksanaan anggaran
  6. Menyampaikan laporan kuangan sesuai dgn peraturan UU.
  7. Menyelesaikan perselisihan antara PPK dengan ULP/Pejabat Pengadaan dalam hal terjadi perbedaan pendapat.
  8. Mengawasi penyimpanan dan pemeliharaan seluruh dokumen Peng. barang/jasa.
  9. Menetapkan tim teknis (membantu tugas PA/KPA)
  10. Menetapkan juri/tim ahli utk pelaksanaan pengadaan melalui sayembara/kontes.

TUGAS DAN WEWENANG PPK

  1. Menetapan rencana pelaksanaan PBJ meliputi :
  • Spesifikasi Teknis Barang/jasa
  • HPS
  • Rancangan Kontrak

hmm ada contoh nih buat HPS. Mislkan barang A harga 7 juta, yang akan dibeli 100 Unit.

HPS = 100 Unit  7 Juta = 700 Juta

Keuntungan 10%             =  70 Juta

Total                             = 770 Juta

ppn 10%                               = 77 Juta

HPS                                     = 847 Juta   (tidak boleh ditambahkan biaya tak terduga dan tidak boleh ditambah dengan PPH)

Tujuan dihitungnya HPS adalah untuk menilai kewajaran harga dan untuk menetapkan nilai jaminan bila penawaran terlalu mahal.

(eh kita kembali ke laptop, ke tugas dan wewenang PPK>>>)

2.  Menerbitkan SPPBJ

3. Menandatangi Kontrak.

4. Melaksanakan dan mengendalikan kontrak.

5. Melaporkan pelaksanaan/penyelesaian kontrak kpd PA/KPA

(to be continued dulu ya…pegel nih tangan……..:-(…)

Iklan

3 thoughts on “Sosialisasi Perpres 54 Tahun 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s